KUBU RAYA – Polsek Kuala Mandor B melakukan pengecekan harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di sejumlah warung sembako di wilayah Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (27/9/2026).

Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB tersebut menyasar sejumlah warung sembako untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Personel Polsek Kuala Mandor B, Aiptu Karmana dan Brigpol Husna, melakukan pemantauan di antaranya di Toko Suri dan Toko Marsilam yang berada di Jalan Raya Kuala Mandor B, Desa Kuala Mandor B.

Dari hasil pengecekan, harga beras kemasan berada di kisaran Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras kampung Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual sekitar Rp16.000 per liter dan minyak goreng curah Rp14.000 per liter.

Sementara itu, mie instan berada di harga Rp3.500 per bungkus, telur Rp2.000 per butir, gula pasir Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram dan bawang putih berkisar Rp43.500 hingga Rp44.000 per kilogram.

Untuk komoditas cabai, harga cabai keriting tercatat sekitar Rp90.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit Rp45.000 per kilogram. Cabai merah besar belum tersedia di toko yang dilakukan pengecekan.

Adapun harga LPG 3 kilogram berada di kisaran Rp22.500 hingga Rp23.000 per tabung.

Dari hasil pemantauan, stok sembako di wilayah Kecamatan Kuala Mandor B dinilai cukup memadai. Pasalnya, sejumlah pemilik warung diketahui memperoleh pasokan kebutuhan pokok dengan berbelanja langsung ke wilayah Kota Pontianak.

Aktivitas masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok juga masih terpantau normal. Hingga kegiatan selesai sekitar pukul 10.00 WIB, situasi di wilayah tersebut berjalan aman dan kondusif.

Polsek Kuala Mandor B akan terus melakukan koordinasi, pemantauan serta pengumpulan bahan keterangan terkait perkembangan harga dan ketersediaan sembako. Patroli secara rutin ke toko dan warung sembako juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan kebutuhan pokok.

Pemantauan secara berkala diharapkan dapat membantu mendeteksi lebih awal apabila terjadi perubahan harga maupun kendala distribusi, sehingga kondisi ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kuala Mandor B tetap terpantau.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan