KUBU RAYA – Polsek Kawasan Bandara Supadio terus melakukan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah hukum kawasan Bandara Supadio. Salah satunya melalui patroli dan penyampaian imbauan kepada pengguna jasa bandara, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan dilakukan personel Polsek Kawasan Bandara Supadio sebagai upaya deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi terjadinya karhutla di sekitar kawasan bandara.
Patroli tersebut sekaligus menyampaikan edukasi kepada para pengguna jasa Bandara Supadio terkait bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diimbau tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar, terutama pada kawasan lahan gambut yang memiliki potensi api lebih sulit dikendalikan.
Personel juga menyampaikan informasi mengenai ketentuan hukum terkait larangan pembakaran lahan, termasuk sanksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Selain itu, masyarakat diperkenalkan dengan Pergub Kalbar Nomor 103 Tahun 2020 mengenai pembukaan areal lahan pertanian berbasis kearifan lokal.
Sebagai bagian dari sosialisasi, personel juga membentangkan banner berisi imbauan pencegahan karhutla di sekitar kawasan Bandara Supadio agar pesan tersebut dapat diketahui dan dipahami masyarakat.
Kegiatan patroli dan sosialisasi merupakan langkah pencegahan yang terus dilakukan kepolisian, khususnya di wilayah yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas penerbangan.
Patroli dan imbauan ini merupakan langkah pencegahan dini. Kami mengajak masyarakat, petani maupun pemilik lahan agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka atau membersihkan lahan karena api dapat dengan mudah meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Polsek Kawasan Bandara Supadio juga mengingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di sekitar kawasan bandara berpotensi menghasilkan kabut asap. Kondisi tersebut dapat mengganggu jarak pandang dan berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas penerbangan apabila tidak segera ditangani.
Melalui patroli dan sosialisasi secara rutin, kepolisian berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini dan keamanan serta kelancaran aktivitas di kawasan Bandara Supadio tetap terjaga.






