PONTIANAK MEDIA.CO.ID, KUBU RAYA – Permasalahan kedua koperasi di Kabupaten Kubu Raya tak kunjung selesai, walaupun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah mengeluar surat edaran dengan nomor : 518/1821/DKUKMPP-B/2023 tanggal 23 Agustus 2023, yang ditujukan kepada para pelaku usaha jasa bongkar muat untuk berkewajiban menjalin kerja sama kepada koperasi yang memiliki perizinan lengkap.
Dilansir dari tim liputan, peristiwa cekcok itu antara Koperasi Jasa TKBM Kubu Raya dan Koperasi Mitra Jasa Perkasa (MJP) ,di Komplek Pergudangan Mega Bizpark Jalan Arteri Supadio, Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Rabu (13/9) pukul 09.00 Wib.
Permasalahan kedua koperasi ini tidak kali ini saja, sehingga pemilik usaha dalam menggunakan jasa itu pun terganggu dan dampaknya pengguna jasa dapat merugi akibat permasalahan antara kedua koperasi yang tak ujung usai.
” Saya takut bang tadi udah nak betinju, ramai mereka teriak-teriak, seram lah pokoknye, ungkap salah satu masyarakat yang tak mau menyebutkan namanya.
” Tadi ada pak polisi datang dan melerai kedua belah pihak, katenye masalah salah paham jak antara koperasi TKBM dan MJP, tapi emang tadi udah nak betinju, untuk lah tak jadi, seram gak saye nengoknye, terangnya.
” Peristiwa itu bermula saat Apriyadi selaku pengawas lapangan Koperasi Jasa TKBM Khusus Kubu Raya dan anggota koperasi kurang lebih 20 orang mendatangi gudang PT. Niaga Persada Lestari nomor B.6 yang berlokasi di komplek pergudangan Mega Bizpark untuk berkoordinasi dengan Wardiansyah dari Koperasi Mitra Jasa Perkasa (MJP) agar melibatkan buruh Koperasi Jasa TKBM Khusus Kubu Raya dalam kegiatan bongkar muat di pergudangan tersebut,” ujarnya
Namun koordinasi itu tidak berjalan dengan baik, Wardiansyah dari Koperasi Mitra Jasa Perkasa (MJP) menolak buruh Koperasi Jasa TKBM Khusus Kubu Raya dalam kegiatan bongkar muat di pergudangan tersebut, sehingga adu cekcok antara keduanya pun tidak terhindarkan.
” Setelah datang Polisi, jam 13.00 Wib, Apriyadi bersama buruh lainnye meninggalkan lokasi pergudangan, katenye sih polisi akan berkoordinasi dengan pemda kubu raya terkait permasalahan ini,